Cara Merawat Payudara Saat Menyusui

merawat payudara saat menyusui

Cara merawat payudara saat menyusui, merawat payudara ibu ketika masih dalam proses menyusui bayi memang perlu mendapatkan perhatian khusus. Payudara yang sehat dan terawat dengan baik mampu untuk membantu melancarkan ASI. sehingga proses pemberian ASI akan menjadi lebih mudah dan aman bagi ibu dan bayi.

 

Puting susu adalah salah satu bagian dari payudara yang sangat penting dalam proses menyusui. Ibu yang sedang menyusui harus rajin dalam merawat payudara agar selalu bersih sehingga bayi akan merasa nyaman ketika menyusu di payudara ibu. berbagai perawatan bisa dilakukan oleh para ibu menyusui agar lebih optimal dalam pemberian ASI kepada bayi nya. tidak sulit untuk merawat payudara bagi ibu yang masih menyusui bayi nya. berikut untuk beberapa cara merawat payudara bagi ibu menyusui.

 

Pilihlah bra yang dapat menyerap keringet, pilihlah bra khusus bagi ibu menyusui agar ibu bisa lebih mudah untuk memberikan ASI

 

Bersihkan puting ibu dengan menggunakan air hangat setiap ibu selesai mandi. Jangan sampai puting terkena sabun mandi karena hal itu dapat membuat nya kering sehingga lapisan puting bisa terkelupas dan dapat menimbulkan rasa nyeri ketika ibu sedang menyusui.

 

Pijatlah puting dan daerah sekitarnya dengan menggunakan ibu jari dan telunjuk. Pada saat pemijatan lebih baik ibu menggunakan minyak kelapa atau minyak zaitun agar kulit mati pada puting dapat terkelupas dan selalu menjaga nya agar tetap lembab.

 

Jika puting ibu mengalami luka lecet atau nyeri akibat cara bayi yang menghisap ASI salah, cobalah untuk mengganti posisi dengan menyusui bayi dari puting satu nya yang tidak merasa sakit. Sebaiknya bayi diberi ASI ibu sebelum bayi merasa sangat lapar, sehingga bayi ibu tidak menghisap terlalu kuat.

 

Ambil beberapa tetes ASI kemudian oleskan disekitar puting setelah ibu selesai menyusui (memiliki efek menyusui), setelah itu biarkan hingga kering sebelum ditutup dengan bra.

 


Manfaat Buah Apel Bagi Bayi

manfaat apel bagi bayi

Manfaat buah apel bagi bayi, ketika bayi sudah melewati masa ASI eksklusif atau bayi hanya minum dan makan ASI saja tidak ada tambahan lain apapun. Tiba pada saat nya waktu untuk masa MPASI, ibu sudah tahu tentang makanan pendamping ASI apa saja yang bermanfaat bagi tumbuh kembang bayi. Setelah bayi sudah memasuki usia enam bulan, bayi sudah bisa mengkonsumsi makanan bayi dalam bentuk padat karena sistem pencernaan nya sudah cukup siap. Agar bayi bisa selalu mendapat manfaat dari makanan yang di konsumsi, pilihlah sayuran atau buah yang memiliki kandungan penting untuk tubuh bayi. Salah satu buah yang cocok untuk bayi konsumsi adalah apel, buah yang satu ini sangat cocok di jadikan sebagai makanan bayi karena memiliki berbagai manfaat seperti berikut:

 

Mengurangi sakit perut

Jika bayi sering mengalami konstipasi alias susah buang air besar. Ibu bisa menjadikan apel sebagai makanan bayi, karena kandungan serat dalam apel sangat baik dalam meringankan kerja usus dan dapat melancarkan pencernaan. Pilihlah apel yang rasa nya manis dan pastikan juga daging buah nya dalam keadaan segar serta tidak memiliki memar pada bagian kulitnya.

Kupas dan rebus apel hingga melunak kemudian hancurkan agar bayi bisa lebih mudah menikmati makanan nya. meskipun buah apel ini tidak memiliki kandungan berbahaya namun tidak salah nya jika ibu berkonsultasi dengan dokter sebelum ibu memberikan makanan apel kepada bayi.

 

Meredakan batuk

Batuk memang tidak terlalu membahayakan, namun jika bayi yang mengalami penyakit ini akan mengalami kesulitan untuk beristirahat di malam hari sehingga kesehatan bayi bisa terganggu. Untuk meredakan batuk, ibu bisa merebus buah apel yang manis dan mengambil sari nya untuk diberikan kepada bayi ibu. selain itu juga ibu bisa mengolah apel dengan cara lain sesuai dengan kreativitas ibu, untuk mendapatkan hasil lebih optimal gunakan apel organik yang jauh lebih sehat karena bebas pestisida

 

Mengobati disentri

Disentri merupakan penyakit yang lebih sering ditemui pada bayi dibanding orang dewasa. Penyakit disentri ini disebabkan oleh infeksi usus besar yang membuat feses menjadi sangat encer dan berlendir. Untuk membantu mengobati disentri, ibu bisa memilih buah apel yang manis dan matang kemudian di kukus hingga lunak. Berikan apel yang di kukus ini kepada bayi beberapa kali dalam sehari. Penggunaan apel sebagai makanan bayi yang dapat mengobati disentri telah dianjurkan oleh American medical association, namun ibu harus pastikan bahwa bayi tetap mendapatkan perawatan medis saat terkena penyakit semacam ini.

 


Tantangan Menyusui Bagi Ibu Bekerja

tantangan menyusui ibu bekerja

Tantangan menyusui bagi ibu bekerja, problem para ibu bekerja yang masih memberikan ASI kepada bayi nya hampir semua nya sama, yaitu ke khawatiran akan tidak bisa menyusui secara eksklusif. padahal bayi masih sangat membutuhkan ASI dari sang ibu. berikut beberapa tantangan menyusui bagi ibu bekerja.

 

Mobilitas kerja tinggi dan sering lembur

Pekerjaan menuntut ibu untuk seharian berada di luar kantor, lembur, atau mobilitas kerja yang terlalu aktif. Mungkin kalau dulu ibu merasa enjoy saja jika ibu harus seharian di luar kantor karena urusan pekerja. Namun sekarang tentunya bisa menyulitkan niat ibu untuk memerah ASI untuk stok dirumah. Lembur juga bisa bikin hati pilu, karena anda tahu betapa senang nya bayi ketika menyusui sembari kelonan di malam hari.

 

Sering dinas keluar kota

Dinas keluar kota untuk beberapa hari adalah sesuatu yang tidak bisa ditawar lagi dalam pekerjaan ibu.

 

Stress di kantor

Banyak hal yang bisa membuat ibu stres di tempat kerja, seperti target yang tidak bisa ditawar atau tingkat kesulitan kerja yang tinggi. Ketika ibu masih menyusui bayi nya, stres ditambah dengan hormon – hormon yang belum pulih akan berdampak pada produksi ASI.

 

Tidak ada ruang laktasi di tempat kerja, tidak ada ruangan yang dapat digunakan untuk memerah ASI. hal ini tidak sedikit dialami oleh ibu menyusui yang bekerja, Cuma ada toilet atau pojok pantry.

 

Jarang dari rumah ke kantor jauh, sehingga pulang pergi kantor bisa menghabiskan waktu 4 jam atau sama hal nya dengan 1 -2 kali waktu untuk memerah ASI.

 

 


Tips Agar Menyusui Tetap Lancar Saat Berpuasa

Tips agar menyusui tetap lancar saat berpuasa, seorang ibu yang memberikan ASI kepada bayi yang sudah dilahirkan nya akan selalu dituntut untuk terus menjaga kualitas dan kuantitas makanan yang ibu konsumsi. Untuk di hari – hari biasa nya aktivitas ibu menyusui untuk mengkonsumsi makanan sehat sudah pasti tidak menjadi kendala, namun pada saat berpuasa aktivitas menyusui tidak akan semudah pada hari – hari biasa nya. karena pada saat berpuasa asupan makanan akan menjadi berkurang. Namun bagi ibu menyusui tidak perlu khawatir, berikut beberapa tips sehat agar ibu bisa lancar menyusui pada saat berpuasa.

Tips Agar Menyusui Tetap Lancar Saat Berpuasa

 

Perbanyak minum air putih

Waktu yang tepat untuk ibu bisa mengkonsumsi air putih yang sebanyak – banyak nya yaitu pada saat ibu berbuka puasa hingga pada saat makan sahur. Hindarilah minum kopi atau minuman berkarbonasi lain nya, karena dengan mengkonsumsi minuman seperti itu dapat mengakibatkan terjadi nya dehidrasi pada tubuh. Agar proses menyusui lancar ibu memerlukan asupan air dalam jumlah yang cukup.

 

Hindari mengkonsumsi makanan pedas

Pada saat berpuasa asupan makanan yang ibu konsumsi juga harus tetap di perhatikan baik pada saat ibu sahur atau pun pada saat ibu berbuka puasa. Konsumsi lah sayur dan buah dalam jumlah yang lebih banyak dari biasa nya. hindarilah asupan makanan yang bersifat pedas, karena zat yang terkandung dalam makanan pedas bisa membuat kualitas ASI ibu menjadi berbeda.

 

Perhatikan aktivitas ibu

Kualitas dan kuantitas ASI juga dapat dipengaruhi oleh terlalu padat nya aktivitas ibu disaat bulan Ramadhan. Oleh karena itu ibu harus bisa menyempatkan waktu untuk beristirahat, karena dengan aktivitas yang tinggi dapat menyebabkan stres sehingga akan berpengaruh terhadap jumlah ASI

 

Minta dukungan lingkungan sekitar

Ibu menyusui tentu membutuhkan dukungan dari lingkungan sekitar. Terlebih jika ibu menyusui masih belum mengetahui atau belum mengerti apa yang harus dilakukan ibu agar tetap sehat pada saat ibu menjalani ibadah puasa. Setidak nya stres yang dialami oleh ibu menyusui dapat di minimalisir dengan berbagi perasaan dengan orang lain sehingga aktivitas ibu dalam proses menyusui dapat berjalan dengan lancar.

 

Semoga beberapa tips di atas dapat membantu ibu agar aktivitas menyusui tetap bisa berjalan dengan lancar selama bulan puasa. Semoga dengan menjalankan puasa tidak menjadi sebuah masalah bagi ibu untuk dapat menyusui bayi ibu.

 

 


Tips Menyusui Di Tempat Umum

tips menyusui di tempat umum

Tips menyusui di tempat umum, ketika ibu ingin membawa bayi ibu untuk jalan – jalan atau berada ditempat umum dan kemudian bayi ibu lapar atau bayi sudah waktu nya untuk menyusu. Maka ibu harus siap siaga untuk menyusui bayi ibu, jika hal ini pertama kali nya bagi ibu pergi bersama bayi dan belum mengetahui apa yang harus dilakukan. Berikut beberapa tips menyusui di tempat umum yang dapat ibu perhatikan.

 

Ketahui bahwa menyusui bukan hal yang illegal

Menyusui merupakan hal yang legal dan terlebih lagi sebagai satu hal ya penting dan natural.menyediakan nutrisi yang terbaik untuk bayi di tempat umum bisa membuat kesadaran orang lain meningkat tentang betapa penting nya ASI.

 

Melatih diri di depan kaca

Tidak masalah jika menyusui di tempat umum merupakan hal pertama kali nya bagi ibu dan jika kira nya ibu kurang merasa nyaman, cobalah ibu untuk berlatih menyusui di depan kaca agar kepercayaan diri ibu tersebut dapat meningkat. Ada juga beberapa ibu menyusui akan cuek saja, namun ada juga ibu yang terlalu memikirkan apa yang dipikirkan orang lain terhadap diri ibu sendiri.

 

Mengenakan pakaian yang nyaman

Untuk dapat bisa menyusui di tempat umu yang akan rentan mendapat perhatian orang banyak, maka hal pertama yang dapat ibu perhatikan adalah mengenakan pakaian yang nyaman dan sederhana. Seperti mengenakan pakaian yang kancing depan longgar sehingga bisa secara praktis ibu menyusui bayi di tempat umum. Dengan membuka kancing bayi akan dapat dengan mudah langsung mengakses ASI tanpa harus membuang – buang banyak waktu. Apabila ibu sedang menghadiri suatu acara yang agak formal, mungkin ibu bisa memakai gaun dengan gaya khusus yang bisa di pakai ibu menyusui. Seperti tersedia nya bukaan tersembunyi pada bagian payudara ibu.

 

Membuat posisi senyaman mungkin

Jika ibu memutuskan untuk mengenakan penutup menyusui, pastikan bahwa bayi tetap bisa bernapas dengan baik. Rencanakan dengan teliti apa saja yang perlu dilakukan oleh bayi ibu dan jangan hanya sekedar bingung bagaimana untuk menutupi bagian dada ibu, bayi juga harus merasa nyaman selama menyusui.

 

Mengenakan apron khusus untuk menyusui

Di zaman sekarang ini sudah ada banyak pilihan yang dapat memudahkan para ibu dalam menyusui bayi nya di tempat umum seperti apron menyusui. Apron khusus untuk ibu menyusui tidak sulit untuk di pakai, ibu hanya cukup mengalungkan nya ke leher dan bayi bisa di letakkan di dalam posisi nyaman untuk menyusui.

 

Minta tolong suami

Dimana pun ibu berada, sekalipun itu di tempat umu dan ibu perlu menyusui bayi nya. motivasi dan dorongan sang suami akan sangat melegakan sekaligus menguatkan. Jika ibu merasa kurang aman atau kurang nyaman, ibu bisa meminta tolong sang suami tercinta untuk menutupi ibu. menyusui dibalik punggung suami akal merasa lebih baik dan bisa lebih leluasa ketika ibu sedang berjalan dengan suami. Bagaimana pun perang sang suami dalam proses menyusui sangat lah penting.

 

Itulah beberapa tips bagi ibu yang sedang dalam proses menyusui dan ingin menyusui bayi nya di tempat umum ketika ibu sedang berjalan – jalan.

 


Tips Menyusui Bayi Pertama Kali

menyusui bayi pertama kali

Tips menyusui bayi pertama kali, tips menyusui bayi harus ibu ketahui. Segera lah susui bayi ibu setelah bayi lahir ke dunia ini, jika ibu belum terbiasa mintalah bantuan kepada suster atau orang yang sudah berpengalaman agar proses menyusui bisa berjalan dengan lancar.

 

Bagi ibu yang memutuskan untuk menyusui bayi nya, menyusui untuk pertama kalinya merupakan momen yang spesial dan sangat berharga bagi sang ibu. pada momen ini ibu dan bayi mulai melakukan interaksi antara satu sama lain. Karena ini adalah kelahiran pertama kali, mungkin dari sebagian ibu akan merasa takut dan kebingungan ketika akan menyusui bayi nya. namun ibu tetaplah yakin bahwa keterampilan dalam menyusui bayi akan semakin bertambah seiring berjalan nya waktu. Berikut beberapa tips menyusui bayi pertama kali

 

Setelah bayi ibu dilahirkan maka disarankan untuk segera menyusui bayi ibu. bayi dalam keadaan bangun sebagian besar dan lebih berminat menyusu yaitu selama 1 jam setelah bayi dilahirkan dibandingkan dalam waktu 8 atau 24 jam kemudian.

Menyusui bayi yang baru lahir sebaiknya dalam lingkungan yang sepi dan tenang. Dalam keadaan lingkungan yang tenang dan sepi akan membuat ibu tidak akan tegang, namun akan membantu ibu lebih rileks yang memungkinkan ibu dan bayi fokus pada pemberian dan penerimaan ASI.

Jika ibu belum terbiasa dan merasa butuh bantuan dari seseorang, karena ini momen menyusui bayi untuk pertama kali. Maka mintalah bantuan dari orang terdekat ibu seperti nenek dari bayi ibu atau sahabat yang sudah berpengalaman.

Selain nenek dari bayi ibu atau sahabat, ibu bisa meminta bantuan dari perawat rumah sakit yang sudah berpengalaman. Namun jika ibu percaya diri untuk melakukan nya sendiri, maka ibu bisa meminta untuk dibiarkan sendiri namun tetap di perhatikan.

Ketika ibu menyusui bayi nya disarankan untuk mencari posisi senyaman mungkin. Usahakan punggung ibu tersangga dengan baik. Ibu bisa menggunakan bantal untuk menopang tangan ibu dan bayi.

 


Dukungan Sekitar Membantu Kesuksesan Ibu Menyusui

dukungan untuk ibu menyusui

Dukungan sekitar membantu kesuksesan ibu menyusui, dukungan dari suami dan orang – orang sekitar dapat membantu menentukan kesuksesan seorang ibu dalam menyusui bayi nya. kurang nya dukungan dari mereka bisa menyebabkan ibu gagal dalam menjalani proses pemberian ASI eksklusif yang dibutuhkan bayi pada enam bulan pertama kelahiran nya. kelancaran produksi dan pengeluaran ASI sangat dipengaruhi pola pikir dan kondisi sikologis ibu. suara – suara miring dari lingkungan bisa mengurangi kepercayaan diri serta kenyamanan ibu sehingga mengganggu proses menyusui.

 

Pada ibu yang baru melahirkan, produksi ASI nya masih sedikit dan ibu baru juga pada umum nya belum mahir menempatkan bayi pada posisi yang benar pada saat menyusui. Kondisi seperti itu dapat membuat ibu menjadi panik dan bayi juga bisa menjadi rewel. Jika pada saat kondisi seperti itu ada suara – suara yang menganjurkan ibu untuk tidak memberikan ASI kepada bayi nya, sehingga proses ASI eksklusif pun bisa gagal.

 

Bagi ibu bekerja juga ketika masa cuti nya sudah habis, ketiada dukungan, kesempatan, dan waktu bagi ibu untuk memerah ASI di tempat kerja. Maka akan mengganggu kesinambungan proses pemberian ASI eksklusif. karena semua pihak harus memahami begitu penting nya ASI eksklusif untuk bisa mendukung setiap ibu yang sedang menyusui.

 

Ketika ibu yang sedang menyusui membutuhkan dukungan dari sekitar, sehingga ibu bisa lebih semangat lagi dan bisa sukses dalam proses pemberian ASI eksklusif selama enam bulan.

 


Membawa Cooler Bag ASI Saat Bekerja dan Bepergian

cooler bag asi

Membawa cooler bag asi saat bekerja dan bepergian, mengingat begitu penting nya ASI bagi bayi sang ibu akan melakukan segara cara untuk bisa memberikan ASI kepada bayi nya. bahkan ketika ibu harus kembali bekerja ibu tetap semangat untuk memberikan ASI nya. terbukti ketika ibu bekerja ibu memerah ASI nya dan menyimpan nya kedalam botol kaca asi untuk stock ibu di rumah, agar pada saat nanti ibu kembali bekerja sang bayi tetap mendapatkan ASI nya.

 

Ketika ibu bekerja dan memerah ASI untuk stock di rumah, ibu menggunakan cooler bag asi untuk membawa dan menjaga ASI perah nya tetap fresh ketika di perjalanan pulang dari tempat kerja. Selain itu juga ketika ibu bepergian bersama keluar ibu bisa menggunakan cooler bag asi ketika ibu ingin membawa ASI perah nya. karena di tempat yang ingin ibu tuju tidak memungkinkan menyusui secara langsung ke payudara ibu, sehingga ibu harus membawa ASI perah ibu agar bayi nya tetap bisa mendapatkan ASI.

 

Dengan membawa cooler bag asi ibu tidak perlu khawatir untuk menjaga ASI perah ketika ibu bekerja atau ketika ibu ingin bepergian bersama keluarga. Dengan menggunakan cooler bag asi dapat menjaga ASI perah ibu tetap fresh ketika ibu dalam perjalanan. sehingga pada saat nya nanti ASI perah yang akan di berikan kepada sang bayi tetap segar.

 


Ibu Melahirkan Secara Caesar Apa Bisa Menyusui

menyusui setelah operasi caesar

Ibu melahirkan secara Caesar apa bisa menyusui, kebanyakan ibu yang melahirkan bayi nya secara operasi Caesar merasa khawatir kalau tidak bisa memberikan ASI kepada bayinya. hal ini dikarenakan banyak nya anggapan dari seorang ibu setelah melahirkan secara operasi Caesar membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan melahirkan secara normal.

 

Tidak jarang juga akibat dari anastesi paska melahirkan membuat para ibu sulit untuk bisa memberikan ASI kepada bayi nya. berikut beberapa hal yang bisa ibu lakukan untuk sekses memberikan ASI setelah melahirkan secara operasi Caesar.

 

Inisiasi menyusu dini (IMD)

Hal yang perlu ibu persiapkan adalah meminta dokter spesialis kandungan untuk bisa memberikan waktu melakukan IMD. Sebenarnya menyusui merupakan proses yang alami dimana setiap ibu bisa diberi kemampuan untuk bisa menyusui bayinya. IMD juga bisa dilakukan oleh ibu yang melakukan persalinan secara operasi Caesar. Namun dengan catatan kondisi fisik ibu memungkinkan untuk melakukan IMD. Biasanya ibu dengan anastesi lokal bisa melakukan IMD, dimana bayi akan melakukan skin to skin pada payudara ibu dan berusaha untuk menghisap payudara ibu untuk menyusu. Jika kedua tangan ibu masih belum bisa digerakkan, ibu tidak perlu khawatir karena tenaga medis akan membantu ibu dalam proses IMD agar bisa berhasil.

 

Menyusui yang tepat

Bagi ibu yang melahirkan melalui operasi Caesar memang masih kesulitan ketika menyusui bayi nya. hal itu dikarenakan ibu masih belum bisa duduk dengan baik. Cobalah ibu untuk berkonsultasi kepada konselor laktasi, posisi yang memungkinkan bagi ibu untuk menyusui. Biasanya setelah empat hari paska operasi Caesar ibu sudah bisa duduk dengan nyaman dan menyusui bayi.

 

Menyusui bayi lebih sering

Bayi yang baru lahir akan memiliki pola tidur yang lebih banyak, namun ibu jangan mengikuti pola tidur bayi, tetapi cobalah untuk lebih sering menyusui. Karena dengan ibu lebih sering menyusui bayi maka dapat merangsang untuk menstimulus produksi ASI yang di hasilkan.

 

Rawat gabung

Saat akan melahirkan pilihlah rumah sakit yang memiliki fasilitas rawat gabung. Dimana ibu dan bayi berada dalam satu kamar, hal ini akan memberikan keuntungan untuk ibu bisa lebih dekat dengan bayi dalam waktu 24 jam. Rawat gabung akan memudahkan ibu untuk memberikan ASI kepada bayi nya. jika ada alasan tertentu yang membuat ibu dan bayi tidak bisa di rawat gabung, maka ibu bisa memompa ASI setiap 3 – 4 jam sekali. Setelah itu mintalah bantuan perawat untuk memberikan ASI kepada bayi ibu dengan menggunakan cup feeder. Setelah itu dilanjutkan menyusui jika kondisi sudah memungkinkan bayi untuk bersama ibu.

 


Menjadi Ibu Menyusui Yang Selalu Happy

tips ibu menyusui yang bahagia

Menjadi ibu menyusui yang selalu happy, setelah bayi lahir ke dunia dan menjadi seorang ibu merupakan salah satu kebahagiaan yang diinginkan bagi setiap wanita yang sudah berpasangan. Bahkan sampai ibu bisa menyusui selama enam bulan tanpa ada tambahan makanan atau minuman lain selain ASI atau biasa disebut ASI eksklusif, setelah itu dilanjutkan sampai usia bayinya dua tahun.

 

Bagi ibu yang sedang menyusui banyak tantangan dan rintangan untuk bisa sukses menyusui terutama di pertama menyusui. Pada saat menyusui tidak sedikit ibu yang suka berfikir negatif apakah ibu bisa memberikan ASI kepada bayi nya atau tidak dan selalu merasa cemas, khawatir, atau bahkan merasa sakit ketika di awal – awal menyusui. Namun sebenarnya salah satu kunci keberhasilan seorang ibu dalam memberikan ASI adalah dengan ibu selalu berfikir positif atau selalu senang dan bahagia. Karena ibu menyusui harus selalu senang dan bahagia agar ASI nya bisa keluar dengan lancar. Berikut beberapa cara agar ibu bisa menyusui dengan perasaan senang dan bahagia.

 

Banyak istirahat

Proses melahirkan merupakan proses yang dapat mengeluarkan banyak energi, maka dari itu untuk memulihkan tenaga dengan cara banyak istirahat. Ibu bisa minta bantuan kepada suami atau keluarga untuk menjaga bayi sementara ibu sedang beristirahat. Dengan beristirahat yang cukup akan memberikan dampak besar bagi pemulihan diri secara fisik dan mental.

 

Mendekatkan diri dengan bayi

Hubungan perasaan dan curahan kasih sayang ibu terhadap bayi juga dapat memicu hormon oksitosin. Misal dengan memeluk dan mencium bayi, kontak mata dan kontak kulit. Meski saat menjalin hubungan baik tersebut tidak mudah, adanya dukungan dan bantuan dari pihak lain akan membantu dalam proses menyusui.

 

Menanggulangi rasa sakit ketika menyusui

Bagi para ibu yang baru menyusui bayinya terkadang merasakan sakit pada puting. Untuk menanggulangi hal tersebut ibu bisa mengoleskan ASI di sekitar puting. Selain itu ibu dapat mengubah posisi ketika ibu menyusui sehingga ibu tidak merasa sakit terus menerus di tempat yang sama. Cobalah ibu untuk menyusui secara sering tapi dengan waktu yang sebentar , karena jika ibu jarang menyusui maka bayi akan merasa lebih lapar dan membuat puting lebih sakit pada awal menyusui.

 

Sentuh dan pijatan

Ketika menyusui, ibu terkadang mengalami ketegangan di punggung, bahu dan leher. Cobalah ibu untuk melemaskan atau memijat bagian yang tegang tersebut setelah menyusui agar dapat menghilangkan otot yang kaku dan tegang. Ibu bisa meminta bantuan suami untuk memijat bagian yang kaku dan tegang. Karena adanya sentuhan atau pijatan dari orang lain dapat membantu mengalirkan ketenangan dan mengurangi rasa sakit pada ibu menyusui.

 

Tersenyum dan tertawa

Jangan meremehkan kekuatan dari tersenyum dan tertawa setelah melahirkan. Para peneliti mengatakan bahwa tersenyum dapat mengencangkan oto pipi yang mengalirkan dara ke otak dan memicu pikiran positif.

 

Dukungan suami dan keluarga

Ketika ibu mulai menyusui ibu membutuhkan lingkungan yang mendukung ibu. Pada saat ini dukungan dari suami dan keluarga perlu ikut peran dalam proses menyusui. Yang terpenting adalah ibu membutuhkan suasana dan lingkungan yang kondusif demi keberhasilan memberikan ASI.

 

Semoga dengan beberapa tips di atas bisa membantu ibu dalam proses menyusui agar bisa terus senang dan bahagia. Sehingga ASI pun bisa mengalir dengan lancar.